Biaya Tes STIFIn Semarang

Apa Itu Tes STIFIn

Tes STIFIn adalah metode inovatif untuk mengidentifikasi dominasi belahan otak seseorang melalui pemindaian sepuluh sidik jari menggunakan aplikasi STIFIn. Proses ini mengirimkan data ke server pusat, dan hasilnya dapat diperoleh dalam waktu sekitar lima menit. Hasil tes ini akan mengklasifikasikan individu ke dalam salah satu dari lima mesin kecerdasan STIFIn: Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Insting.

 

Konsep Dasar STIFIn

STIFIn adalah akronim yang merujuk pada lima belahan otak manusia, masing-masing memiliki fungsi dan peran yang berbeda. Konsep ini dirancang untuk membantu individu mengenali potensi genetik dan kepribadian mereka berdasarkan belahan otak yang dominan. Dengan melakukan Tes STIFIn, Anda dapat mengetahui belahan otak mana yang menjadi mesin kecerdasan Anda, yang berkontribusi pada pengembangan potensi genetik sepanjang hidup.

 

Siapa yang Dapat Melakukan Tes?

Tes STIFIn dapat dilakukan oleh individu mulai dari usia 2,5 tahun hingga dewasa. Namun, hanya promotor STIFIn yang telah terlisensi yang dapat melaksanakan tes ini. Promotor STIFIn telah tersebar di seluruh Indonesia, memudahkan Anda untuk melakukan janji temu untuk tes.

 

Proses Pemindaian Sidik Jari

Pemindaian sepuluh sidik jari adalah inti dari Tes STIFIn, yang memberikan informasi mengenai:

  1. Belahan Otak Dominan: Setiap individu memiliki lima belahan otak, dan melalui pola sidik jari, kita dapat menentukan belahan mana yang paling aktif. Analoginya, dalam suatu kelompok, hanya satu orang yang dapat menjadi pemimpin. Begitu juga dengan otak, satu belahan akan dominan.
  2. Lapisan Otak Dominan: Setiap belahan otak, kecuali Insting, memiliki dua lapisan—lapisan dalam (introvert) dan lapisan luar (extrovert)—yang mempengaruhi dorongan tindakan seseorang.
 

Mesin Kecerdasan STIFIn

Mesin kecerdasan adalah salah satu dari lima belahan otak yang berfungsi sebagai otak dominan individu. Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing mesin kecerdasan:

  1. Sensing: Fokus pada pengaturan panca indra dan memori.
  2. Thinking: Menganalisis dan berhitung secara rasional.
  3. Intuiting: Kreativitas dan inovasi.
  4. Feeling: Mengatur emosi dan hubungan sosial.
  5. Insting: Kemampuan multitasking dan naluri.
 

Manfaat Tes STIFIn

Melakukan Tes STIFIn memiliki berbagai manfaat, termasuk:

  1. Mengenali Karakter Diri: Memahami karakter diri dan orang lain untuk meningkatkan interaksi sosial.
  2. Mengetahui Potensi Bakat Alami: Mengidentifikasi potensi yang mungkin tidak disadari sebelumnya.
  3. Mengharmoniskan Hubungan Sosial: Meningkatkan komunikasi dan hubungan antar individu.
 

Harga Tes STIFIn

Harga untuk melakukan Tes STIFIn telah mengalami beberapa penyesuaian sejak diperkenalkan pada tahun 2009. Berikut adalah rincian harga dari tahun ke tahun:

  • 2010: Rp. 150.000
  • 2013: Rp. 250.000
  • 2016: Rp. 350.000
  • 2020: Rp. 500.000

Biaya tambahan sebesar Rp. 200.000 berlaku untuk tes yang dilakukan di lokasi Anda. Penting untuk memastikan bahwa Anda melakukan tes dengan promotor yang terdaftar untuk menjaga integritas dan kualitas hasil.

Scroll to Top